Sebenarnya sejak jaman dahulu asuransi sudah dikenal oleh masyarakat. Di masyarakat Islam, asuransi ini dikenal dengan nama takaful atau saling menanggung. Jika ada salah satu saudaa muslim yang terkena musibah, maka semua saudara lain ramai-ramai memberi bantuan. Bahkan hukum di Arab ketika jaman Rasulullah sudah menerapkan bahwa jika ada salah seorang diantara mereka membunuh yang lain, maka keluarga yang membunuh wajib memberi santunan kepada pihak yang terbunuh (ahli warisnya).
Pada jaman yang serba kompleks seperti sekarang, asuransi berkembang dengan lebih baik. Sekarang telah ada lembaga-lembaga yang siap melayani anda dalam mengatur santunan bagi salah satu nasabah asuransi yang terkena musibah. Tapi tentu saja, santunan itu hanya berlaku bagi mereka yang tergabung sebagai nasabah asuransi tersebut.
Cara kerjanya sangat sederhana. Sekelompok orang menyerahkan dana santunan kepada lembaga asuransi dengan perjanjian bahwa jika salah satu diantara mereka mengalami musibah-musibah tertentu sesuai kesepakatan, maka korban akan mendapatkan uang santunan yang nilainya sudah disepakati bersama.
Lembaga asuransi berhak menggunakan dana tersebut untuk usaha. Jika menghasilkan, maka semua kelompok mendapatkan pembagian hasilnya.
Perkembangan saat ini malah lebih mengesankan. Dana yang kita serahkan (disebut premi) dibagi menjadi 2. Dana tabarru’ (atau dana santunan) dan dana investasi. Dana tabarru’ digunakan sebagai santunan murni dan akan diberikan kepada anggota lain yang terkena musibah. Sedangkan dana investasi, adalah tabungan kita yang terus berkembang karena dikelola oleh asuransi.
Untuk tahun pertama hingga lima, jika kita mengambil uang kita, maka hanya dana tabungan plus tambahan bagi hasil saja. Dan biasanya jumlahnya lebih kecil dari premi kita karena prosentase tabarru lebih besar dari investasi.
Nah, bila kita tetap bergabung dan alhamdulillah sehat walafiat hingga 10 tahun kedepan, maka dana kita akan jauh lebih banyak. Ketika tahun ke 5 dan seterusnya, prosentase tabarru jauh lebih kecil dari investasi kita sehingga uang kita benar2 berkembang.